Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) bersama seluruh DPD KNPI Provinsi se-Indonesia secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan itu disampaikan dalam Forum Konsolidasi Pemuda Nasional yang digelar di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin (10/11/2025). Dalam forum tersebut, KNPI juga memaparkan delapan rekomendasi strategis bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan nasional.
Ketua Bidang Organisasi DPP KNPI Choir Syarifuddin menegaskan, dukungan kepada Presiden Prabowo bukan sekadar simbol politik, melainkan komitmen moral dan ideologis untuk mengawal arah kebijakan pemerintahan menuju kemandirian bangsa.
“KNPI berdiri tegak bersama Presiden Prabowo dalam menjalankan visi besar Asta Cita. Kami meyakini agenda pemberantasan kartel sumber daya alam, program Makan Bergizi Gratis, dan revitalisasi pendidikan melalui Sekolah Rakyat merupakan langkah konkret menuju Indonesia yang lebih adil dan berdaulat,” ujar Choir.
Choir juga menyampaikan bahwa KNPI mendukung penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI H. M. Soeharto, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun fondasi ekonomi serta stabilitas nasional.
“Pengakuan terhadap jasa Presiden Soeharto bukan sekadar urusan masa lalu, tetapi bagian dari rekonsiliasi nasional dan penghormatan terhadap sejarah,” tambahnya.
Dorong Dialog dan Rekonsiliasi Pemuda
Dalam rekomendasinya, KNPI meminta Presiden Prabowo memfasilitasi Dialog Nasional Pemuda Indonesia sebagai wadah penyatuan seluruh faksi KNPI yang selama ini terbelah.
“Sudah saatnya pemuda duduk bersama, berdialog secara terbuka, dan menegaskan kembali satu semangat: Indonesia di atas segala kepentingan,” tegas Choir.
KNPI juga mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk bersikap netral dan aktif dalam mempertemukan pihak-pihak yang bersengketa di tubuh organisasi kepemudaan.
“Kemenpora harus menjadi jembatan, bukan bagian dari masalah. Pemerintah perlu hadir memperkuat gerakan pemuda, bukan membiarkan perpecahan berlarut,” ujarnya.
Selain itu, KNPI menilai pentingnya negara melindungi organisasi kepemudaan dari intervensi politik praktis, agar pemuda dapat kembali berperan sebagai kekuatan moral dan sosial yang independen.
“Kita butuh pemuda yang berpikir jernih, berani, dan berintegritas demi masa depan bangsa,” kata Choir.
Dorong Pembaruan Regulasi dan Reformasi Kelembagaan
KNPI juga mengusulkan agar Menpora membentuk Tim Independen yang melibatkan unsur pemerintah dan para senior KNPI untuk mempersiapkan Kongres KNPI Penyatuan. Langkah ini diharapkan memulihkan marwah KNPI sebagai rumah besar pemuda Indonesia.
Selain itu, KNPI berencana mengajukan Judicial Review terhadap Undang-Undang Kepemudaan ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Choir, beberapa pasal dalam UU tersebut tidak lagi relevan dengan dinamika generasi digital dan perlu disesuaikan agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman.
Rekomendasi terakhir yang disampaikan KNPI adalah pemisahan Kementerian Pemuda dari Badan Olahraga, agar kebijakan pemerintah terhadap kepemudaan lebih fokus dan terukur.
“Selama ini isu kepemudaan sering tenggelam di bawah bayang-bayang olahraga. Kami ingin perhatian negara kepada pemuda lebih konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemuda sebagai Pilar Indonesia Emas
Choir menegaskan, delapan rekomendasi tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral KNPI sebagai wadah resmi pemuda Indonesia.
“Kami percaya Presiden Prabowo memiliki komitmen besar terhadap regenerasi kepemimpinan nasional. KNPI siap mengawal pemerintahan dengan semangat kolaboratif, kritis, dan konstruktif demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
















